Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.
Hitung BMI untuk anak dan remaja usia 2-19 menggunakan grafik persentil spesifik usia dan jenis kelamin. Pahami arti persentil BMI anak Anda dan cara mendukung pertumbuhan sehat.
Berbeda dengan dewasa, BMI anak diinterpretasikan menggunakan grafik persentil yang memperhitungkan usia dan jenis kelamin. BMI anak dibandingkan dengan anak-anak lain dari usia dan jenis kelamin yang sama. Ini diperlukan karena komposisi tubuh anak berubah secara dramatis saat mereka tumbuh.
Untuk anak usia 2-19, kategori BMI: Kurus (di bawah persentil ke-5), Berat badan sehat (persentil ke-5 hingga ke-85), Kelebihan berat badan (persentil ke-85 hingga ke-95), dan Obesitas (persentil ke-95 atau di atas).
BMI secara alami berubah selama masa kanak-kanak. Bayi biasanya memiliki BMI tinggi yang menurun selama tahun-tahun prasekolah, mencapai titik terendah sekitar usia 5-6 ('adiposity rebound'). Selama pubertas, komposisi tubuh berubah signifikan — gadis mendapat lebih banyak lemak sementara anak laki-laki mendapat lebih banyak otot.
Obesitas anak telah meningkat tiga kali lipat sejak 1970-an. Faktor penyumbang termasuk peningkatan waktu layar, penurunan aktivitas fisik, porsi lebih besar, dan konsumsi makanan olahan. Strategi pencegahan: minimal 60 menit aktivitas fisik harian, batasi waktu layar, sajikan buah dan sayur setiap makan.
Konsultasikan jika BMI anak di bawah persentil ke-5 atau di atas ke-85, ada perubahan signifikan persentil BMI antar pemeriksaan, anak menunjukkan tanda gangguan makan, atau Anda khawatir tentang pola pertumbuhan.
Fokus pada perilaku sehat daripada angka berat badan. Hindari diet restriktif untuk anak yang sedang tumbuh. Jadilah contoh makan sehat sebagai keluarga. Buat aktivitas fisik menyenangkan. Hindari menggunakan makanan sebagai hadiah atau hukuman. Bangun rasa percaya diri dan body positivity.
Penilaian BMI anak memerlukan grafik referensi spesifik usia dan jenis kelamin karena komposisi tubuh berubah dramatis selama pertumbuhan. Grafik pertumbuhan CDC memberikan referensi standar untuk anak usia 2-19.
Adiposity rebound — titik di mana BMI mulai meningkat setelah titik terendahnya di masa kanak-kanak awal — adalah periode kritis. Adiposity rebound dini (sebelum usia 5) dikaitkan dengan BMI lebih tinggi dan risiko obesitas lebih besar di kemudian hari.
Pubertas secara signifikan mempersulit interpretasi BMI. Gadis biasanya mendapat lemak tubuh sebagai bagian normal perkembangan pubertas. Anak laki-laki biasanya mendapat massa otot. Perubahan alami ini berarti pergeseran persentil BMI selama pubertas tidak selalu menunjukkan masalah kesehatan.
Penelitian terbaru mempertanyakan apakah persentil BMI cukup menangkap risiko kardiometabolik pada anak. Beberapa studi menunjukkan rasio pinggang-tinggi mungkin prediktor risiko sindrom metabolik yang lebih baik pada populasi pediatrik.
BMI anak dihitung sama seperti dewasa: berat (kg) ÷ tinggi² (m²). Perbedaannya pada interpretasi: BMI yang dihitung ditempatkan pada grafik persentil spesifik usia dan jenis kelamin.
Kategori persentil: Di bawah ke-5 = Kurus, ke-5 hingga ke-84 = Berat badan sehat, ke-85 hingga ke-94 = Kelebihan berat badan, ke-95+ = Obesitas.